BAHAYA TELEVISI
(Karya Zamzam Almubarok)
Televisi telah menjadi bagian dari keseharian kita,
bahkan lebih banyak waktu yang kita habiskan setiap harinya untuk menonton
televisi. Padahal banyak sebenarnya sangat banyak pengaruh buruk dan dosa
akibat menonton televisi, banyak tontonan yang bertentangan dengan nilai-nilai
agama Islam, tetapi bagi sebagian remaja kebiasaan artis-artis telah binyak
dicontohnya, bahkan contoh yang tidak baik sekalipun ditirunya. Waspadalah.
Berikut ini, ada 7 hal buruk yang ditayangkan televisi.
1. Hal
buruk pertama adalah Cinta Dunia lupa akhirat
Sekelompok anak sedang membicarakan hp terbaru. Lalu anak
yang lain merasa hp nya kuno dan meminta hp baru kepada ayahnya
Anak : minta
uang pah, beli Hp
Ayah : kamu kan
sudah punya Hp, untuk apa beli lagi?
Anak : ini barang
kuno yah, dede mau yang touch screan
Ayah : Masya
Allah, sadar de. Jangan mau jadi korban iklan. Hp itu saja sudah cukup. Kamu
sudah solat?
Anak : kalau
ayah beliin hp baru. Dede mau solat
Ayah : ini lagi,
kamu itu terlalu memanja anakmu, mau jadi apa dia nanti.
Ibu : anakmu
juga... enak saja, kebutuhan anak itu tanggungjawabmu
Ayah : haaah...
diam,!
2. Hal
buruk kedua adalah Ghibah, menceritakan kejelekan orang lain
HOST : gonjang ganjing rumah tangga BAYU TING-TING
kembali diguncang prahara. Setelah resmi bercerai dengan istrinya, lagi-lagi
harus berurusan dengan KPK atas dugaan kasus korupsi ikan gurame yang diduga
merugikan negara Rp 28.000. ikuti kisahnya dalam kisah selebriti, mengupas
berita setajam silet
Warta : apa benar
berita yang beredar bahwa saudara telah bercerai dengan istri saudara?
BAYU : ente ini ngomong apa, istri ane ada di
rumah lagi bikin oseng kangkung buat ane. Kalo ente mau cari jodoh, jangan
tanya-tanya istri ane.
Warta 2 : oh..
katanya bayu TINGTING dikejar-kejar KPK. Apa itu benar?
BAYU : Abraham Samadirjo kerumah ane itu untuk
menangkap ikan gurame. Bukan untuk tangkap ane. Ente itu macam-macam saja.
Terlalu ente
Warta
3 : berarti bayu tidak korupsi?
BAYU : tidak betul itu. mau korupsi bagaimana, Rp 28.000,
itu harga sekilo gurame yang dibeli negara dari ane. Ente itu membingungkan
sekali. Sudahlah ente sebagai wartawan harus patuh kode etik. Cari berita yang
benar...
Warta
1 : wah, bapak bayu malah menuduh kami,
maksudnya gimana?
Bayu : ente-ente ini kalo udah urusan proyek,
urusan duit saja semangat cari berita, Melotot meta ente, ngiler hidung telinga
ente. Tapi kalau urusan yang ga ada duitnya ente-ente pada malas. Tuh lihat MTs
Ar Rohmah baaanyak prestasinya, ente muat sana di koran. Cari berita yang
mendidik, disitu ente cari rezeki halal. Faham ente!
HOST : lagi-lagi BAYU TING-TING berkilah soal
tuduhan perceraian dan kasus korupsi atas dirinya. Pemirsa, kita telusuri
kembali BAYU TINGTING secara lebih tajam, setajam silet
3. Hal
Buruk ke tiga adalah Pemujaan cinta sebelum menikah
SUTRADARA : OK… semua siap, camera, rool on, Action!!
AKTOR : oh my darling!! Gw gak nyangka lu pembohong! Uh, dasar jahat!
Uhuuuu (menangis sejadi-jadinya)
AKTRIS : Selama ini Cuma elo yang ada di hati gwe, pacar gue yang
gagah seperti kaki cangkul memancing di bulan sabit. Dengerin dulu,… ini
salah faham, atuh!!! Pliizzzzzzz!
AKTOR : elo itu sebenarnya ngerti ga si
perasaan gwe. Elu selingkuh… itu kenyataan! Dasar lu buaya TBC! Oh my God!.
AKTRIS : Waduuh… dengerin dulu penjelasan gue, forgive me
plizzz dong ah! Dia itu sahabat aqyu, tetangga aqyu,di hati gwe Cuma ada
elo. elo jangan membabi buta kaya jaer kani kasaatan begitu. Eta umbel mani ngucur kitu!! Be quite, repeh, jempe ieuh! Meni ngerakeun pisan,
nya
AKTOR : Tidak! Tidak tidak (sambil mengelap ingus) Pokoknya mulai
sekarang kita putus. Pergi! Pergi!
SUTRADARA : CUT! Aduh expresi kalian
itu kurang! kamu kurang total dalam bikin wajah kamu sedih, marah… oke, kita break
dulu.
4.
Hal
buruk ke empat adalah Tahayul, rasa takut yang berlebihan pada setan
DUKUN : Hmmm....
gula beureum, jahe, cipati, caruluk, digolakeun.... puaah.. bajigur, bajigur...
hmm
PASIEN : Bagaimana embah, apakah saya bisa
kaya mendadak. Punya mobil, kereta api, helikopter, dan segudang peuyeum.
DUKUN : Hmmm...
bisa-bisa, syaratnya kau harus bekerja keras dan berdoa
PASIEN :
Euh kalau itu mah saya juga sudah tau atuh mbah. Maksud saya yang bisa kaya
mendadak.
DUKUN : ya ya... hmmm gula beureum, jahe,
cipati, caruluk, digolakeun... puah... bajigur, bajigur... hmmm ada syaratnya
PASIEN : Syaratnya
apa embah?
DUKUN : Hmm
kamu harus kasih bajigur ini pada sahabat embah di belakangmu itu.... hmm hua
ha
PASIEN : embah
punya sahabat juga, ya!
DUKUN :
Oh tentu, dulu kami satu tim sepakbola yang kompak
PASIEN : Perasaan saya ga enak, embah.
Mengapa seperti bau anyir begini mbah. Wah, kalau ini bukan mau kaya mendadak.
Bisa-bisa saya mati mendadak... tooolong
Hal buruk kelima adalah Kekerasan, hal buruk keenam
adalah Pornografi dan pornoaksi. Tapi maaf tidak bisa ditayangkan karena kami
belum memliki alat sensor.
Hadirin, ketika kita menonton televisi, berpikirlah
dengan akal sehat karena boleh jadi kita sedang menjadi bagian dari kemaksiatan
dan kedzoliman. Tontonlah tayangan televisi yang bisa menambah wawasan
pengetahuan kita. insyaAllah berkah. Wassalamualaikum wr wb
No comments:
Post a Comment