Tuesday, January 29, 2019

LEGENDA LUTUNG KASARUNG (Naskah Drama Pendek)

SAMPLE AUDIO KABARET
Lihat di channel TOKO KABARET https://youtu.be/IOvf8Wc_k00

LUTUNG KASARUNG

(Versi: ZAMZAM ALMUBAROK)

RESI                       : Ananda Guru Minda, disebabkan ananda terbukti bersalah secara syah dan meyakinkan karena menyebabkan seekor lutung mati kelaparan, maka ananda dikutuk menjadi LUTUNG!
Guruminda         : Hamba mengaku bersalah dan bersedia menerima hukuman.
RESI                       : Kutukan itu akan sirna bila kau temukan seorang yang menyayangimu setulus jiwa tanpa melihat dirimu apa. Pergilah kau!
Di Istana Tapa Agung
TAPAAGUNG     : Anakku Purbararang, Kemarilah!
PURBARARANG                : Ya dedy ada apa? Duh sebentar ded ada telpon. Hai Mona kemana aja sih lo, lama kita ga jumpa kangen tau. Apa? Minta ditraktir, ha ha ha, kamu tau aja gwe lagi banyak duit. Secara kan aku akan menjadi ratu sejagat yang wow gitu, ha ha
TAPAAGUNG     : Oh Purbararang, kau masih saja suka bertindak bodoh. Anakku purbasari kemarilah
PURBASARI        : Iya ayahanda, ayahanda memanggil saya.
TAPAAGUNG     :Hari ini, tibalah saatnya ayah serahkan tahta kerajaan kepada putri yang paling jujur dan bijaksana. Kepadamu  Purbasari
PURBARARANG                : Oh Dedy! dedy tidak adil. Aku adalah anak pertama yang paling berhak menerima takhta. Aku lebih baik segalanya daripada Purbasari. Aku PURBARARANG menolok keputusanmu Dedy.
Purbararang menemui kekasihnya Pangeran Indrajaya.
PURBARARANG                :  Kekasihku Indrajaya. Aku galau,  Hati ini hancur belusukan.
INDRAJAYA         : Berantakan.
PURBARARANG                : Iya itu..  huuu aku sedih. Jajan
INDRAJAYA         : Aku sudah tahu masalahmu, Purbararang. Tenanglah, Aku punya seseorang yang bisa membalas kepedihanmu.
Purbararang dan Indra Jaya menemui Nenek Sihir
NENEK                  : Ukh akhirnya aku telah berhasil menguasai jurus ampuh ini. lihatlah murid-muridku. Kurtitititit tung nu ditungtung long nu dikolong ngalayah di kolong imah Puaah. Jurus Rahwana Ngamuk, Hiyaa.
Nenek                  : Ternyata Putri Purbararang, jadi siapa yang harus ku singkirkan? He he he
Purbararang       : Adikku sendiri, Purbasari. Tapi jangan sampe terbunuh. Mendekatlah padaku.
Nenek                  : He he he dengan senang hati, tapi imbalannya.... huuuh JAJAN
Purbararang       : Kalau kau berhasil, kau boleh JAJAN apapun, dimanapun, berapapun tanpa harus bayar. Tapi syarat dan ketentuan berlaku. Bagaimana kau setuju?
Nenek                  : Sembarangan! kau pikir aku bodoh, hah? itu namanya modus Jajan, darmaji.  PENCURIAN. Rasakan ini!
INDRAJAYA         : Purbararang adalah sang ratu sejagat. Dia bisa melakukan apa saja yang dia mau asal kau berhasil melenyapkan Purbasari. Ha ha
NENEK                  : Hua ha ha... kalau bagitu. Setuju setuju. Ha ha jajan. Emm jajan
                Nenek Sihir menyergap Purbasari
Purbasari             : Siapa kau. Apa yang kau inginkan nenek tua?jangan kau sakiti aku lebih baih perhatikan gigimu, seharusnya kau malu berbuat jahat!
NENEK                  : ha ha ha... tenanglah putri Purbasari. Ini tidak akan sakit hmm siku siwulu wulu sangu haneut goreng peuteuy sambel terasi. hmm sehah lada lada, sihir buruk rupa. Puah puah
PURBASARI        : Ahh sakit ayah. Tolong ayah.
PATIH                    : Tuan Putri. Kau!
NENEK                  : Lain kali saja kita bertarung patih. Kali ini aku sibuk. Hi hi hi
Purbasari dibawa berobat
PURBASARI        : Ayah, sari disihir ayah.
TAPAAGUNG     : oh anakku Purbasari, sungguh malang nasibmu.
PURBARARANG                : dedy, kutukan ini akibat kesalahan dedy yang telah keliru memberikan takhta kerajaan. Bagaimana kalau rakyat tahu semua ini? Wibawa istana bisa hancur.
PATIH                    : Maaf Prabu, menurut kesaksian hamba, Putri Purbasari telah disihir oleh..
PURBARARANG                : Diam Kau Patih. Dedy Untuk menjaga martabat Istana,  Purbasari harus diasingkan ke hutan.
PATIH                    : Ampun Prabu, saya keberatan jika putri pur..
PURBASARI        : Diam kau patih yang sok gaya. Kaulah yang bertugas mengantar purbasari ke hutan.  Huuh hati hati dengan ular, cacing, atau Lutung yang jaahat. Uuh taakut.  Tentu saja selama kau di hutan, kau tidak bisa minta   jAjaN@#$
Ketika purbasari di hutan
LUTUNG              : uk uk huak huak
PURBASARI        : Pergilah kau lutung. Jangan ganggu aku.
LUTUNG              : Tenanglah putri huk hak hak
PURBASARI        : Apa? Kau lutung yang bisa berbicara. Aku pasti sedang bermimpi
LUTUNG              : Kau tidak sedang tidur, putri. Ini bukan mimpi
PURBASARI        :ha ha kau lucu sekali. Kau bisa berbicara. Apa kau bisa berhitung?
LUTUNG              : Huuk huuk haak huuk hak hak
PURBASARI        :4 +7 sama dengan
LUTUNG              : 11 putri
Purbasari             : Ya betul. Ha ha, kau sungguh lutung yang berpendidikan. Ha ha... hah sudah lama aku tidak bisa tertawa lepas seperti ini. Coba, kamu bisa apa lagi, lutung?
LUTUNG              : Mudah mudahan aku bisa membantu kesembuhanmu
PURBASARI        : Oh ya... cobalah.
PURBASARI        : Lihatlah, aku sembuh. Terimakasih lutung, terimakasih telah menolongku.
LUTUNG              :Mengapa putri secantik dirimu bisa tersesat di hutan.
PURBASARI        : Ceritanya panjang, aku punya seorang kakak yang begitu jahat, dia bernama Purbararang. Ketika itu...
Di Istana
TAPAAGUNG     : Kasihan sekali putriku purbasari, apakah ia baik-baik saja, Patih
PATIH                    : Ampun prabu, hamba pikir kita perlu melihat keberadaannya.
TAPAAGUNG     : Yah, Kau benar.
NENEK                  : He he.. kita bertemu lagi patih.
PATIH                    : uh yea kuharap pertemuan ini yang terakhir
NENEK                  : he he aku punya penawaran terindah khusus buatmu. Bagaimana kalau kau menjadi suamiku saja.
NENEK                  : he he kau hebat juga patih. Terimalah sihirku ini Kurtitititit tung nu ditungtung long nu dikolong ngalayah di kolong imah Puaah. Jurus Rahwana Ngamuk, Hiyaa.
NENEK                  : Bagaimana patih, mau menikah denganku atau mau kuhantam.
PATIH                    : Kau menjijikan nini peot
NENEK                  : Kau galak juga tampan he he. (dilempar) Heh siapa kau.
LUTUNG              : huk huk hak Bagaimana nini. mau menikah denganku atau mau kucakar.
NENEK                  : Siapa lutung ini? Aku merasakan kekuatan yang luar biasa. Heh. Tapi wajah mu itu tidak sepadan dengan kecantikan wajahku ini, tidak sebanding dengan kemolekan tubuh aduhai ini.
LUTUNG              : huk huk. Cantik katamu? Ow my god. dibagian tubuh yang mana cantik itu bisa kutemukan, nini.  Huuh... menjijikan.
NENEK                  : Yah sudah lah. What ever. LANTAS KAU PIKIR KAU ITU GANTENG BEGITU? hello. Hmmm dasar lutung, kau benar-benar sudah bosan hidup. hmmm . Jurus Rahwana Ngamuk, Hiyaa.
Terjadi pertarungan nenek sihir bisa dikalahkan lutung.
NINI                       : Kali ini kau menang, lutung.
LUTUNG              : Tidak baik bermusuhan. Mulai sekarang kita berteman saja.
NINI                       : kau mau berteman denganku? Baiklah sebagai tanda pertemanan kita. JAJAN
LUTUNG              : sakalipun nini sudah tua. Menabung lebih baik, Nini.
TAPAAGUNG     : Kau baik-baik saja anakku? Entah lutung atau siapa kau ini? tapi terimakasih karena telah menolong kami.
PURBARARANG                : Purbasari. Aku belum kalah, urusan kita belum selesai.
PURBASARI        : Kakanda Purbararang?
PURBARARANG                : Aku akan mengaku kalah dan menerima kau sebagai adik sekaligus ratu bila mampu mengalahkanku.
PURBASARI        ; Sari tidak faham maksud kakanda.
PURBARARANG                : kita berlomba. Siapakan diantara kita yang memiliki kekasih terhebat. Kekasihku atau kekasihmu.
PURBASARI        :  Sari tidak menerima kekasih kecuali dengan pernikahan, kakak. Bagi sari, Seorang perempuan terhormat hanya bisa dimiliki oleh suaminya, bukan pacar atau kekasih seperti katamu, kakanda.
PURBARARANG                : ha ha, itu karena kau takut kalah, purbasari. Dan inilah kekasihku, pangeran Indrajaya.
LUTUNG              : Dan akulah sahabat Purbasari
PURBARARANG                : ha ha ha geli geli. Lihat ayah, anakmu yang satu ini sudah gila. Berteman dengan lutuh jelek dan bau. Ha ha
LUTUNG              : (melepas topengnya menjadi manusia biasa)
PURBARARANG                : tidak mungkin. Ini sihir.
TAPAAGUNG     : Anakku purbararang, atas perbuatanmu, engkau harus dijatuhkan hukuman berat. Patih, pukul anakku Purbararang 100 kali.
PATIH                    : Baik prabu.
PURBARARANG                : Jangan ayah. Patih awas kamu berani menyentuhku! Purbasari adikku, tolong aku, tolong Purbasari.
PURBASARI        : Ayah, bukankah  memaafkan itu lebih baik? Kakanda Purbararang telah Sari maafkan.
PURBARARANG                : Ayah benar, Purbasari memiliki hati seorang Ratu, hati yang suci. Maafkan aku ayah, adikku Purbasari














No comments:

Post a Comment