Monday, April 17, 2017

NASKAH DRAMA KRITIK SOSIAL - INSTITUT PELAJARAN BEBAS (IPB)

INSTITUT PELAJARAN BEBAS
(Zamzam Almubarok)
Ami sedang diintrogasi oleh sang ayah yang kelihatan dingin dan seolah memandang pembicaraan mereka tidak penting karena fokus sang ayah terbagi dua, pada batu akik dan pada ami. 
AYAH    : Pokoknya kamu harus mendapatkan peringkat pertama di kelas, terutama nilai Matematika dan IPA, kelak kamu harus menjadi dokter. Sukses seperti ayah (sambil mengelus-elus batu akik miliknya dengan seksama)!
AMI      : Tapi ami tidak suka matematik dan IPA, ayah. Ami menyukai Bahasa. Ami tidak mau jadi dokter. Ami ingin menjadi seorang penulis.
AYAH                : Penulis katamu? waduh... cita-citamu sungguh tidak berbobot, ami. Sangat berbeda dengan batu akik milik ayah ini. Lebih dari sekedar berbobot.
AMI      : Tidak ada rumusnya, ayah bahwa setiap dokter lebih sukses daripada penulis. Justru awal dari pengetahuan dan sejarah dunia dimulai dari tradisi menulis sehingga banyak orang sukses yang terlahir dari seorang penulis.
AYAH    : bisakah ami menulis sejarah tentang asal-usul batu akik ini?
AMI      : (ketus) hmm, ayah! (pergi meninggalkan ayah)
Di sekolah, ami sedang duduk termenung ketika teman-teman datang menyapanya
NITA     : Hei... melamun. Kenapa?
AMI      : Eh, kalian. Engga, Ami lagi bingung aja.
BIMO    : Bingung karena mau Ujian Kenaikan Kelas, kan? Tenang aja, kita semua pasti lulus.
NITA     : Iya sih, zaman sekarang kan siapapun bisa lulus. Yang rajin yang malas, akhirnya lulus-lulus juga, jadi kenapa harus bingung?
AMI      : Ami baru tahu, walaupun ga pernah belajar sering bolos dan malas mengerjakan tugas masih bisa lulus ujian sekolah. Kok bisa?
BIMO    : Iya lah, karena sekarang kita udah punya konsultan pendidikan terbaik.
AMI      : Konsultan?
BIMO    : Konsultan itu bernama Eyang Lungsur Langsar, beliau pernah belajar satu semester di Amerika, 2 semester di Israel, mengulang semester di Australia, lalu mendapatkan gelar Drop Out di Timur tengah, terakhir lulus mendapatkan gelar mahasiswa abadi di Indonesia.
NITA     : Siapapun yang datang ke Eyang lungsur-langsar, akan lulus menempuh ujian sekolah.
AMI      : (marah) Ami bingung kenapa ayah memaksaku meraih cita-cita yang tak kuinginkan? Lalu sekarang aku mendengar hal gila di mana ada seorang sarjana komedi menjadi panutan para pelajar.
BIMO    : Ya, setidaknya eyang lungsur-langsar membantu keberhasilan belajar kita...
AMI      : Kalian mau lulus sekolah tapi tak berilmu, kalian puas naik kelas tapi tak punya kemampuan? Kalian benar-benar telah menipu diri kalian sendiri. (pause) Ami akan menemui eyang lungsur-langsar itu,.
Ami dan teman-temannya mengendap-ngendap mengintip aktifitas eyang lungsur langsar bersama anak buahnya. Sementara eyang lungsur-langsar tengah bersiap melakukan rapat bersama bawahannya
EYANG              : Hi hi hi... wahai para fans gw yang pade gokilz abiz dah, hari ini kita meeting ngebahas pendirian kampus terbaru kita. Silahkan presentasi dimulai dari mbah bedegul.
EDEGUL            : Hmmm... hachih. Proyek pembangunan Institut Pelajaran Bebas disingkat IPB telah selesai dibangun dengan memakan biaya 7ribu 5puluh 4ratus 2ribu 9juta rupiah. Untuk kurikulumnya silahkan Mr brow menjelaskan.
Mr BROW          : Ok,,, Institut Pelajaran Bebas atau disingkat IPB ini akan segera menjadi pesaing berat Institut Pertanian Bogor, bahkan akan lebih populer. Karena kita punya program unggulan, yaitu
1.    program satu bulan lulus sarjana dari universitas ternama dan terakreditasi A ye.
2.    Mahasiswa  dilarang keras membolos dan/atau alpa kecuali izin bolos dan izin alpa itu boleh, yang penting izin lah,
3.    setiap mahasiswa minimal 75% kehadiran pada mata pelajaran wajib yaitu pelajaran istirahat dan pelajaran pulang
4.    SPP harus dibayar secara lancar alias lungsur-langsar.
BEDEGUL          : Mahasiswa lulusan Institut Pelajaran Bebas untuk jurusan mesin akan mendapatkan gelar Sarjana Foto Kopi, dari jurusan komputer mendapat gelar sarjana download, jurusan film dan sinetron mendapat gelar sarjana air mata, bahkan telah dibuka jurusan kesejahteraan rumah tangga untuk mendapatkan gelar sarjana poligami.
EYANG              : Ciuz lo? truz syarat masuknya apa saja tah?
Mr BROW          : Ok, persyaratannya saaaaangat mudah. Cukup foto copy ijazah SLTA, memiliki minat sangat tinggi terhadap pelajaran bebas, serta membayar uang bangunan 2ratus 5ribu 3juta rupiah melalui rekening bank rentenir syariah terdekat. Kita akan promosi besar-besaran, karena semakin banyak siswa yang masuk semakin untung kita, hua ha ha
EYANG              : Trus rata-rata nilai raport dan nilai UN akan menjadi pertimbangan?
BEDEGUL          : Hachiiw... tenaaaang eyang, kita kan memiliki departmen mark up raport dan Komisi Alam Gaib. Tahun ini peserta didik SLTA 100% lulus mulus eyang.
EYANG              : Bagus, bagus.... dengan demikian generasi muda akan merasa nyaman dan nikmat dalam kebodohannya, generasi muda yang tidak pernah sadar akan kekurangannya, negeri ini akan hancur, agama dan budaya luhur bangsa akan kita musieumkan. Segera, kita bisa menguasai negeri ini. Ha ha ha ha
Tiba-tiba, dari arah tak terduga satu lemparan batu mengenai eyang lungsur langsar.
EYANG              :  Adaw... apaan nh. Hm terlalu
NITA                 : Ketika generasi muda dirusak masa depannya
BIMO                : Sumber penyakitnya harus segera ditemukan
AMI                  : Kemudian dimusnahkan
EYANG              : Siapa kalian?
NITA                 : Atas nama cinta dan ilmu pengetahuan
BIMO                : Bersatu membasmi kebodohan
AMI                  : Aku ga mau so soan laganya pahlawan kartun, ah. kita biasa-biasa aja, ya.
NITA                 : Yah ami,
BIMO                : Padahal tadi itu keliatan keren.
MR BROW         : Dasar anak-anak pinter, kurang bandel kalian.
AMI                  : Ketika nasihat tak lagi dihiraukan maka hukuman adalah langkah terakhir sebuah pelajaran.
Pertarungan pun tak terelakkan dan berakhir dengan kemenangan eyang lungsur-langsar dkk.
NITA                 : Celaka, kita kalah. Bagaimana ini.
BIMO                : Pasti mereka memiliki kelemahan.
Mr BROW          : Dasar anak-anak kurang bandel. Tau rasa kalian hua ha ha
AMI                  : Itu dia kelemahannya, mereka membenci ilmu pengetahuan.
Ami, Bimo dan Nita saling berbisik kemudian ami membaca soal-soal program komputer, Bimo membaca soal matematika, dan Nita membaca soal biologi. Eyang lungsur-langsar dkk mulai pusing, kepala mereka laksana pecah tubuh mendadak kaku lalu terkapar tak kuat menjawab.
AMI                  : Alhamdulillah, kita menang.
2 bulan kemudian, pembagian raport. Orang tua murid sudah berkumpul termasuk ayah ami. Mereka siap mendengarkan pengumuman prestasi dari dewan guru
GURU               : Assalamualaikum warahmatullah... hadirin sekalian, peserta didik berprestasi dalam bidang Pendidikan Agama Islam diraih oleh ananda Yudistira.
GURU               : Berikutnya, peserta didik berprestasi dalam bidang Matematika dan IPA diraih oleh... Ananda Bimo.
AYAH                : Ami... ayah sungguh kecewa dengan kamu. Seharusnya ayah memiliki anak yang menghargai impian orang tuanya. (beranjak hendak keluar)
GURU               : Dan, peserta didik berbakat dalam bidang IT diraih oleh... ananda Ami. Silahkan kedepan, untuk kata-kata sambutan akan disampaikan oleh ananda AMI
AMI                  : Assalamualaikum, Syukur alhamdulillah wassolatu wassalamu ala rosulillah. Ami ingin mengucapkan terimakasih kepada ibu bapa guru, semua teman-teman ami, nita dan bimo, dan untuk Ayah. ayah adalah inspirasi bagi ami, ayah yang terbaik bagi ami. Dan untuk teman-teman semua. kita sekolah untuk meraih ilmu, menggapai cita-cita yang kita impikan, kalaupun nilai UN dan raport kita besar itu karena sesuai dengan kemampuan kita. Kalaupun nilai raport dan UN kita kecil, itulah hal jujur terbaik yang harus kita terima sebagai nasihat untuk memperbaiki diri kita sendiri. Sukses bagi kita semua.
AYAH                : Sini kamu!
AMI                  : Ayah, maafkan ami.
AYAH                : Jadilah programer profesional, atau jadilah menjadi apa saja yang kamu inginkan. Maafkan ayah karena telah salah menilaimu.
AMI                  : ayah,... Terimakasih ayah.....


SEKIAN

NASKAH BERBAHASA SUNDA - HAYANG SAKOLA

HAYANG SAKOLA

INOH       : ih geura ceu mani teu nyangka barudak urang geus tambah dewasa, nya. Kamana budak euceu daftar sakolana?
TINTE      : Enya, nya. Mani tau karaos waktosteh nyerelek. Yeuh euceu gaduh pantun
Kacang hejo buah kalapa
Gula kawung jeung jahena
Tong bingung kamana sakola
Di Parungponteng oge aya
ICIH         : Di di Parungponteng? Kutan di Parungponteng teh aya sakola
INOH       : Ih teh icih mah teu gaul pisan nya. Di cicadas teh ayeuna alhamdulillah aya sakola anu kacida saena. SMK Negeri Parungponteng tea. Yeuh kupingkeun geura
Anu jadi indung bapa
Budak teh sina sakola
Bekel dunia akheratna
Hade ilmu tur akhlakna
BUDAK    : (ceurik) Ema atuh abi teh da hayang Sakola, maenya babaturan sarakola sareng masantren ari abi henteu. Isin atuh, ma.
Duh indung-duh indung piraku mal nyakolakeun
Abdi isin duh indung nya kunaon anjeun teh tega ka abdi
Babaturan mah sarakola, abdimah kalah sing dagang
Bajigur jeung seupan jagong, udar ider di terminal
INDUNG  :  Nya boga cia-cita naon hidep hayang sakola teh? Loba budak sakola lain kalah bener tapi kalah kabawa ku sakaba-kaba, mun nyarita anjing-anjingan, ka kolot teu ngaajenan, mun ngaliwat teu bisaeun punten-punten acan. Yeuh regepkeun
Sambel suuk make gula
Sangu pulen jeung lalabna
Sakola kalah hambur biaya
Maningge dagang ka jawa
BUDAK    :  Ah dagang jeung dagang we ema mah. Alim ma, ah. hoyong sakola sareng masantren heula. Atuh ma!!
INDUNG  :  ulah kalahka ngalawan ilaing, heh!  Naha hidep geus ngarasa leuwih pinter ti indung, naha geus teu ngahargaan hidep  ka indung, naha hidep tega indung araratel huntu ungal dahar jeung peda ngabelaan hidep hayang sakola, cobalah pikir sodara-sodara nasib ibu begitu sengsara, nasib ibu harus kita perjoangkan saudara saudara harus kita perjoangkan! Hidup ibu
ICIH                         : Aeh aeh  kunaon ari eteh nyarios siga nu kompanye kitu geura, mani asa rareuwas.
INDUNG                  : Ieu budak make hayang sakola sagala, padahal asa teu kudu ceuk eteh mah
ICIH                         : Kupingkeun geura eteh
Meuli sendal ka singapura
Padahal di gobras ge loba
Budak jujurkeun sakola
Sing kahontal cita-citana
INDUNG  : Aeh-aeh... kalah ngomporan ari neng icih. Neng icih tidak boleh menjadi profokator,. Nih walaupun eteh lulusan RA, eteh sukses menjadi janda. Tetangga eteh hanya mampu menikah satu kali, tapi eteh bisa 7 kali, bahkan eteh kamarin sudah sukses bercerai lagi.
TINTEU    : Eta teh...muhun atuh mangga teu langkung eteh. Eteh tea atuh. ke ke, kadieu geura icih, inoh. Baju gandang pertentang, sengit kembang kasturi, raray bulan purnama. Aya naon eteh.. nuju ngantos deui si urang mana tea?
BUDAK    : Itu teh.. si mamah tos janjian jeung kang toib banar toke tea. Nyai teh hayang sakola, Ih, mani geuleuh da si mamah. Kawin lagi simamah ku eh mau kawin lagi....
Jol kang toyib datang bari ngahaleuang
INDUNG
SOK SIEUN MUN DATANG MAGRIB
SUBUHMAH SOK DATANG BAGJA
 MUN NGUPING SORA BANG TOIB
CIGA CIBLEK NU TATANGGA
BANG TOIB
                BERIBU-RIBU BINTANG DI LANGIT
                TIDAK ADA YANG DIJUAL
                BERIBU-RIBU WANITA CANTIK
                CUMA NENG YANG HARGANYA MAHAL
ISTRI        : Akang!! Oh jadi alasan teu kabeuli tarasi-tarasi acan teh karena duitna ledis pake maugi, ieu teh. Euuuh! Ternyata akang selingkuh! tidak
BANG TOIB             :               Oh my sweaty, elu jangan salah faham. Plis. Gwe ga mungkin ninggalin elu. semua ini gwe lakuin karna gue butuh stock baru, kasian kan elo nyuci sendiri, masak sendiri, elo butuh teman
ISTRI                        : Fuah, sebel murel! Hei manehna, teu kudu sisinetronan deuleu. Balik!
INDUNG                  : Apa! hei kamu siapa?
ISTRI                        : Saya istrinya, kamu siapa? maneh mau apa, hah? Berani ganggu suami orang, di lencog geura.
INDUNG                  : Jera, bercinta.... jeura, jeura jeura jeura
INOH                       : Yeh eteh, kupingkeun
Mun tiris sing kandel baju
Mun gering obatna madu
Mun hirup teu boga Elmu
Dibobodo jeung ditipu
INDUNG  : Enya, eteh sadar. Kadieu nyai. Jung hidep masantren bari sakola, sing jujur, sing bener. Kade mun ulangan teh ulah sok nurun, PR dikerjakeun, kade nitip sholat 5 waktu.

script by zamzam
hak cipta dilindungi undang-undang







PUISI - ANJING

ANJING
(Zamzam Almubarok)
ANJING
SELEBRITIS DAN ARTIS DUNIA PERBINATANGAN.
ANAK-ANAK MUDA MENGIDOLAKANNYA.
SETIAP KALIMAT, NAMA ANJING SELALU DISEBUTNYA.
NINGAL BANGKONG CENAH ANJING, ITU BANGKONG
PANGGIH JEUNG BABATURAN POKNATEH ANJING, SIA KAMANA WAE
BEUTEUNG PUPURILUTAN POKNATEH ANJING, AING LAPAR
SUKU TITAJONG NEPIKA BAREUH NGAHAREGUNG ANJING, NYEURI COKOR KABINA-BINA TEUING
ANJING, ANJING, JEUNG ANJING
LEBIH SERING DISEBUT DARIPADA BERDZIKIR
LEBIH TERKENAL DARIPADA NAMA KEPALA DESA, BUPATI, GUBERNUR, MAUPUN PRESIDEN.
BINATANG YANG PALING SERING DISEBUT NAMANYA
PALING DIIDOLAKANNYA
MENJADI TREND GAYA PERGAULAN MASA KINI
PENONTON TERKEJUT MENDENGAR SAYA PUISI MENYEBUT-NYEBUT NAMA ANJING
SEBAGIAN MENGUCAP ASTAGHFIRULLOHALADZIM
TANPA SADAR, ANJING-ANJING SUDAH NANGKRING DI MULUT-MULUT WARGA
DI SEKOLAH DASAR SISWA BELAJAR SEMUA BINATANG NAMUN HANYA ANJING YANG DIKENALNYA
DI LAPANG SEPAK BOLA TIDAK ADA PEMAIN BERNAMA ANJING, TIDAK ADA  ANJING MENJADI SUPORTER,
KETIKA MENANG PENONTON TERIAK “ANJING GOLLLLL”
KETIKA KALAH PENONTON MENGELUH “ANJING WASITNA LICIK, EUY”
NAMA ANJING BEGITU MEMBOOMING
NAMUN TAK ADA YANG BETERNAK ANJING....... ANAK-ANAK TAKUT BERTEMU ANJING
ADA ANJING LEWAT DILEMPARINYA .......... NAMUN ANJING SELALU DISEBUT-SEBUT NAMANYA .... DIPANGGIL-PANGGILNYA .........
KATA ANJING TELAH MERUSAK BAHASA GENERASI MUDA
KATA ANJING MENGHILANGKAN KESOPANAN BERBICARA
MEMANGGIL TEMAN DENGAN ANJING ADALAH PENGHINAAN
MENYEBUT SEGALA SESUATU DENGAN ANJING ADALAH KEBODOHAN

ASTAGHFIRULLOHALADZIM







NASKAH DRAMA AKSI - SI PITUNG

Drama kabaret ini bisa diapresiasi di
https://youtu.be/bpLM0Qm23wI

SI PITUNG
Oleh: Zamzam Almubarok
Menir Jack Boss sedang memimpin perampasan harta warga desa.
Ajudan                     : Lapor menir jack boss yang baik dan ganteng, semua warga sudah saya kumpulkan
Menir Jack Boss     : Ya, seterusnya kamu orang bilang, e supaya mereka stor punya beras and punya pulsa he..
Ajudan                     : Maaf menir, pulsa ga bisa dikirim, ga ada sinyal
Menir Jack Boss     : Ow....  ini daerah pedalaman, ya? terlalu kampung
Ajudan                     :  bukan itu menir, hp nya masih di pabrik
Rombongan Menir Jack Boss dicegat si Pitung dan Si Jiih
Si Pitung dan Si Jiih                : Atas nama cinta dan perdamaian, pembasmi kejahatan, pembela kebenaran, gwe Pitung, gwe Jiih. Kalian, Jangan macam-macam!
Menir Jack Boss     : well well well, mengapa ada orang gila nari-nari di jalan?
Ajudan                     : Celaka tuan, mereka si Jiih dan si Pitung. Perampok sakti dari Pamulang
Si Pitung                  : Hei kompeni, laga lu kaya bukan rampok aje, lu lu pade semue penjahat. Serahkan semua harta yang kalian rampas dari rakyat
Menir Jack Boss`    : Over donse, kalian orang tangkap mereka. Serang!
Si Pitung                  : Kamu tidak apa-apa, Dasima?
Dasima                   : Tidak apa-apa, makasih, bang.                                            Si Pitung, Si Jiih dan Dasima membagi-bagikan harta rampasan kepada rakyat desa
Si Jiih                       : Ayo bang kita bagi-bagikan harta rampasan ini.
Si Pitung                  : Ayo,
Dasima                   : Dasima bantu ya, bang.
Di Markas kompeni, Menir sedang berdiskusi dengan bawahannya
Ajudan                    : Maaf menir Jack Boss yang baik dan ganteng, semua harta rampasan kita telah dirampok Si Pitung
Menir Jack Boss     : Over Donse, kamu orang tidak becus ngurusin itu si pitung and si Jiih, heh! Masa kalian kalah menghadapi 2 orang gila menari-nari di jalan he
Ajudan                     : Maaf menir, mungkin sudah saatnya menir panggil jago-jago silat buat menangkap si Pitung dan si Jiih.
Menir Jack Boss     : Hah... kamu orang benar, menir musti telp ke Amerika. Anakku Miss Ross, ambilkan hp Ded, hani!
Miss Ross                               : Sorry  dedi, dedi meskinya sadar, kita orang Belanda sudah banyak bikin rakyat susah, Ross lebih suka kita berniaga.
Menir Jack Boss     : Hani, kamu ini ngomong apa, cantik?
Miss Ross               : Dedi jangan jadi penjahat, perampas hak rakyat, Ross ga tahan dedi, dulu dedi orang baik, punya dua ekor kambing, punya kebun gandum, punya mama and Ross. Tapi kenapa sekarang dedi jadi penjahat?
Menir Jack Boss     : Over Donse, kamu orang berani menasihati ded, masuk kamu ke kamar! Ark.. hallo, Kapten Amerika disana..
Kapten Amerika     : Goodmorning, sir.
Menir Jack Boss     : What? Kenapa Kapten Amerika bawa-bawa katel, kamu orang mau liliwetan he
Kapten Amerika     : Tameng saya lagi dipinjem buat ngaduk, trus pakaian saya masih dijemuran, menir. Baru dicuci.
Menir Jack Boss     : well well Di mana si Hulk, heh?
Hulk                        : Di sini, menir.
Menir Jack Boss     : What, aku terkejut! Kenapa kamu pake baju? Bukannya kamu Cuma pake kolor dan kulitmu hijau, kenapa bawa-bawa sarung sama pentungan, kamu orang kaya tukang roda, heh?
Ajudan                     : Maksudnya tukang ronda, Menir
Meni Jack Boss       : Oh tidak bisa, jangan paksa orang, bukan tukang roda atuh, tapi tukang ronda
Ajudan                     : Euuh... iya lah menir
Hulk                        : Lah Menir ini, Hulk sudah besar, malu atuh Hulk pake kolor.
Menir Jack Boss     : Kalian berdua tangkap itu si Pitung and si Jiih lalu gantung mereka di kandang sapi, heh
Si Pitung                  : Hmm... Elo berdua antek-antek kompeni meski dikasih pelajaran, ayo Jiih kita selesaikan tugas kita
Miss Ross                               : Stop!!!!! miss bilang stop stop engkau mencuri hatiku, hatiku (song) (PLAKK... Miss ditampar Hulk)
Menir Jack Boss     : Over donse, kalian jangan sakiti anak saya, bangkawarah. Kalian seharusnya tangkap itu Si Pitung dan Si Jiih
Hulk                        : lah susah sekali tangkap si Pitung dan si Jiih, bagaimana kalau menir saja yang kita tangkap?
Menir Jack Boss     : Dasar sireum ateul... ghelo sia maneh, malah mau tangkap saya sia, Nih! (shoot gun... hulk n kapten US ditembak menir), Ternyata menir salah menilai kalian, terimakasih kamu berdua sudah selamatkan anak saya.
Si Pitung                  : Menir bukan musuh kami, musuh kami adalah penindasan dan kesewenang-wenangan
Menir Jack Boss     : Mulai sekarang, saya akan berhenti menjajah, saya akan berdagang bersama anak saya.
Si Pitung                  : Menir Jack Boss memang baik dan ganteng

NASKAH DRAMA AKSI - MANTILI LASMINI

Drama kabaret bisa dilihat di
https://youtu.be/TI25bQSjFKI

MANTILI LASMINI
Naskah karya: Zamzam Almubarok, S.Sn
LASMINI          : sakabeh elmu kanuragan guru geus diturunkeun ka anjeun, sarkemen. Geus tumiba mangsana hidep turun gunung hi hi
KEMEN            : “Terimakasihku ku ucapkan, pada guruku yang tulus
LASMINI          : tapi samemeh hidep indit, tampanan ieu pusaka baris dibikeun ka hidep.... hmm isuk-isuk wayah kieu enakna ngabaso baso baso tahu, baso baso tahu, baso tahu,  guriguriguri. fuaah (mengeluarkan dua carik kertas) Ieu pusaka sakti teh nu katelah Ijazah jeung transkrip nilai. huahihihihi
KEMEN            : Engkau patriot pahlawan bangsa Tanpa tanda jaasa
LASMINI          : Hush... ngeunah we tanpa tanda jasa
KEMEN            : Maksad, guru?
LASMINI          : api-api poho, kamu teh hmm. Geura lunasan SPP 3 bulan, dieu!
KEMEN            : Tenang atuh, guru. Nih... ta lunasin semuanya beres
LASMINI          : Yaa ya ya...Jung hidep geura indit! ingat, Kemen. Kahade poho sholat! Tong coba-coba ninggalkeun sholat!
NYAI    : Barade daun sampeu, kangkung, genjer, barade, barade.
KEMEN            : ti iraha ka leuweung aya nu jualan daun sampeu. Heran... Guruuuu... hapunten sarkemen, guru. hapunten sarkemen loba pisan dosa banyaaak banget ngarerepot guru
LASMINI          : He he he asal tenang, hidep ku guru geus dihampura. Guru tea atuh
KEMEN            :  nuhun atuh, guru. Kemen tenang, kemen emut.  Nudipianuk cacing kaasih ku guru si beti  anu bejana leungit tilu poe katukang, sabenerna, saleresna, sumpeh, ku kemen geus dikilo ka bandar hayam jang ngalunasan SPP, Guru. Ampun Guru
LASMINI          : Apaaaa! WAAATTS,  aduh sarkemen!! Naha ngajual manuk cacing ka bandar hayam? ku teungteuingen teuing ilaing nincak tarang teh, sarkemen. 
KEMEN            : Ampun guru... da aku mah apa atuh, aku mah hayang dahar jeung sambel oge kudu nyoelan  sireum ateul. ! Darimana pula kemen bisa mayar SPP
LASMINI          : Huuuuuaaa... na asa ku kabina-bina teuing, kemen. Oh Beti, dikau udah ada yang nawar 8 juta, eh ga taunya si sarkemen atah adol! Kalah dijual saharga 3 bulan SPP
KEMEN            : Ampun guru, Kemen pamit. KABUUR!!
 LASMINI         : ulah kabur, sarkemen. tunggu!
Nyai     : Barade daun sampeu, kangkung, genjer, barade, barade.
KEMEN            : permisi Tuan, manawi gaduh bocoran padamelan
Tuan 1 : Bocoran... awas bocor, bocoor ha ha ha.  Yah sebenarnya aku punya pekerjaan untukmu
KEMEN            : mau mau mau tuan. Kerjanya apa?
TUAN 1            : NYOPET NYOLONG.... mau ga, gajinya gede lo. Ada uang insentif, asuransi kesehatan, uang lembur, lauk-pauk dan uang pensiun. Gimana? Mau?
Tuan 1 : Jadi tuan ini copet?... copeeet copeeet! Copeet.
Nyonya 2         : Kamu yang kecopetan... yang hilang apa?
KEMEN            : Alhmadulillah dompet saya selamat, nyonya. Mungkin karena dompet saya sama sekali ga ada uangnya.
Nyonya 2         : DL bangetz sih, lo. Ga punya uang ngapain ke jakarta?
KEMEN            : itu dia masalahnya,  nyonya...manawi nyonya meryogikeun padamel. Abdi siap
Nyonya 2         : apa kamu tanya-tanya, saya. Saya mah bukang tukang sambel, tau.
KEMEN            : euuh... ari si nyonya,  tidak puguh-puguh kalah nyarekan. Nasib nasib
AKTOR : Maapin papih, mamih. Papih terpaksa harus kawin lagi. yah emang beginilah resiko jadi orang ganteng. Kemana-mena selalu jadi pujaan. Dengan berat hati mami papi ceraikan
AKTRIS : Syukurlah, papih. Mamih senang. Senang banget. Sudah lama mami dikejar-kejar artis korea, mulai dari to mingse, shi won, dan personil cowboy junior mami tolak semua. Yah daripada PHP, Mami pikir, mami terlalu cantik buat mereka. Tapi mas gagah, dia itu.... hihihi
Aktor   : kurang ajar, mami. Ternyata selama ini mami selingkuh.
AKTRIS : Yey... situ kali suami hidung belang. Bilang cerai udah seperti makan lalab sampeu... seenaknya saja main talak, main cerai,
AKTOR : Papih khilap, papih mau kembali lagi sama mamih. Pliss
AKTRIS : Tidak bisa, papih. Hmm situ OKE
AKTOR : perempuan tidak tahu diri (mau menampar dipegang sarkemen)
KEMEN            : apakah kisanak tidak punya kemampuan lain selain menyakiti peraasaan perempuan.
AKTOR : Lho kamu siapa?
KEMEN            : namaku SARKEMENNN. Pembela kebenaran penumpas kemungkaran
SUTRADARA    : CUUUUUUT.... waduh, kamu ngapain datang ganggu orang lagi syuting?
KEMEN            : Saya itu, itu, anu.... manawi teh KDRT. Punten, muhun permios.
Sutradara        : EEEUUUUUH.
KEMEN            : Maaf tuan, numpang nanya kalau pabrik pekerjaan di mana?
TUAN   : Emm.... bayar dulu (dikasih uang) yah banyak, kamu ingin kerja apa?
KEMEN            : Saya mau jadi POLISI
TUAN   : Oh gampang, tapi bayar dulu.... ( dikasih uang) kamu lulusan sekolah apa?
KEMEN            : Saya muridnya Eyang LASMINI, lulusan sekolah alam pegunungan, tuan.
Nyonya 3         : Yah bisa bisa....
KEMEN            : Maaf tuan, uang saya sudah habis
Nyonya 3         : Berarti anda dapet zonk!
KEMEN            : Tuan! Euh... baru sadar katipu, duh boa-boa doraka ti guru kaditu kadieu ngalamar gawe serba ditolak. Jaba beuteung lapar, awak lungse, duit ledis, pira ge neangan gaji 5 juta sapoe. Mani harese pisan, haah cita-cita hayang jadi mentri malah berkarir di dunia pencari kerja. Hah nasib-nasib Sekelompok orang sedang berarak hendak berdemo
OST SEDIH
NYAI    : matak oge sing ati-ati di Jakartamah cep. Sudah banyak korban
KEMEN            : iya, bi. Aku mah apa atuh. Bisa sampai ke jakarta juga udah uyuhan.
Nyai     : Sok atuh lalab sampeuna, dicoel kana sambel suuk, dijamin ecot geura.  Hi hi hi
KEMEN            : gratis, Bi!
Nyai     : Heuuh. Kasebelan. Nya bayar atuh. Di jakarta mana ada yang gratis.
KEMEN            : Iya iya. Ih si bibi mani galak kitu.
KOOR  :  Tegakkan Hukum. Basmi Korupter.. ADILI PIER Pratavsing. HIDUP RAKYAT. HIDUUP!
WARGA           : Sodara-sodara. Bank Senturil telah banyak merugikan negara, bayangkan sodara-sodara Negara sudah dirugikan 6,7 Triliun! Bank Senturil harus diadili.
KEMEN            : Sodara-sodara. Halo tes tes, apa ada yang membutuhkan pekerja baru. Saya siap soudara-saudara. Tolong, kasihanilah saya ini, sodara-sodara
KAMERAMEN  : Waduh, kacau. Hwei, ambil miknya, kita lagi on air
WARTAWATI   : Eh... kamu siapa? Kamu lucu! Hi hi
KEMEN            : Saya KEMEN, nyai siapa? boleh ga melamar pekerjaan ke nyai
WARTAWATI   : Ha ha... kamu aneh, orang-orang lagi berdemo, kamu                   malah mencari kerja. Hi hi. Udah saya mau siaran
KEMEN                        : Aduh... nyai, boleh ga melamar hatimu. Hu huy
Masuk bapak presiden ke arena. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA MEMASUKI ARENA.
Presiden          : sodara-sodara sebangsa dan setanah air. Korupsi telah menyengsarakan rakyat indonesia. Apabila warga-warga sekalian ada yang melihat menteri-menteri saya korupsi. Segera akan dilakukan resufle kabinet.
wartawati        : pak presiden. bagaimana tentang kasus bank Senturil yang belum terselesaikan.
Presiden          : nanti kita proses secara hukum. Hukum harus ditegakkan setegak-tegaknya.
Wartawati       : Pemirsa, ratusan nasabah bank Senturil berdemo di depan kantor bank Senturil. Sebagian menyesalkan sikap bank Senturil yang seolah menutup mata....  Masa mengamuk dihadapan bank Senturil, ratusan polisi dikerahkan.....tersangka kasus belout bank Senturil, PIER diperiksa KPK...
PIER     : Guru, diluar banyak orang berdemo. Apa yang harus kulakukan?
MANTILI          : Ha ha.. kau bilang pada mereka. Gera baralik barudak bisi nyarekan indung ilaing keteh!! ... ha ha ha
KEMEN            : Permisi, benar ini dengan bapak Pir Pratavsing Bendera, saya mau melamar sebagai petugas sasapu di bank Senturil.
PIER     : Cing atuh satpam, kunaon aya siraru jig jig kadieu!
SATPAM          : punten, gan. Saterang abdi mah da teu aya siraru di dieumah
PIER     : adduh satpam... maksudnya orang ini.
SATPAM          : ada apa dengan orang ini, juragan?
PIER     : maksudnya bawa orang ini ke luar.
SATPAM          : dibawanya dipanggul apa dijinjing, juragan?
PIER     : heh... jangan main-main, kamu. Ya. Apa kamu mau mempermainkan tuanmu? Mau bikin tuanmu pusing, begitu? Kalau tuanmu ini pusing dapat hal tersebut dapat mengganggu kelancaran bekerja dan itu sangat membahayakan keselamatan bank senturil. Bank senturil harus diselamatkan saudara-saudara harus diselamatkan!
SATPAM          : Tuan, itu di bibir tuan ada iler. Tuan mungkin tadi ngacay.
PIER     : Addduh satpam
MANTILI          : ssssssttttt, sini kamu. KELUAR!!... nih ambil, lumayan buat jajan. Hua ha ha ha. Ayo muridku, kita hajar mereka.
KEMEN            : Aku tidak bisa membiarkan kemungkaran menang, karena.... OST kalau kemungkaran tetap dibiarkan
Fighting  PIER, satpam eyang VS pendemo. KEMEN kalah, diselamatkan eyang LASMINI
KEMEN            : Guru, Kemen taluk. Eta nini-nini mani jagoan pisan.
LASMINI          : Jempe Kemen, urusan  SI BETI masih dalam proses penyidikan. Deuleu.  Hai, nini nini,  tega lara anjeun.
MANTILI          :  Tega lara tega pati
LASMINI          : Tega lah sok
MANTILI          : Hmmmm sok urang okol begalan pati, urang pada pada cabut sabuk bilang tatu, perang giri gamana toya gamana.
LASMINI          : montong guramgerem jago. Nen padanen undur aji mamate anak menak tunggal menak. Majuah
MANTILI          : Geuning ini teh Lasmini?
LASMINI          : Aduh kamu Mantili tea. Ga nyangka ya ketemu teman sekampus. Iyyy... ternyata kamu teh walau sudah nini nini tapi kelihatan sweaty, cami, kaya hello kitty.
MANTILI          : pastinya dong, secara pedikyur medikyur, mandi kembang 7 rupa setiap malam sabtu rutin lho. Eh tau ga, teman kita si Martini sekarang lagi selingkuh lho sama Om Om
LASMINI          : iya lo jeng, aku dengar tu ya, dia mau dijadikan istri ke 3 lho jeng. Kebayang ga sih. Hi hi hi
CENTILA          : wadduh ga salah. Hihihi si martini itu emang aga-aga plus minus pemikirannya, secara hidup di kampung gitu lho. Hi hi ha ha
KEMEN            : Euleuh-euleuh ini nini-nini kalahka ngupat, ngomongkeun kagorengan batur. Sadar nene guru. Dia itu penjahat
LASMINI          : Whats... sahabatku, tega nian dikau. Tak sudilah kiranya aku bersahabat dengan penjahat macam kau.
MANTILI          : Hmm... sobat, tak kusangka. Kita bertemu sebagai musuh. Majulah!
OST FIGHT
LASMINI          : Sayang sekali, padahal guru geus puluh tahun papisah jeung sobat guru
KEMEN            : Sabar we guru.
LASMINI          : kumaha kemen, geus menang pagawean teh?
KEMEN            : teu acan, guru. Ijazah ti guru teu acan laku.
LASMINI          : tendeun we ijazah eta, piguraan heg tapelkeun dina bilik. Lumayan jang hiasan dinding. anjeun kudu mandiri kemen, kudu bisnis. Ulah hayang jadi karyawan. Hirup gumantung kana usik malikna curuk batur. catat
KEMEN            : Siap guru...
LASMINI          : Teruuus kemen
KEMEN            : Iya Guru.
LASMINI          : Selanjutnya kemen
KEMEN            : apa itu, guru
LASMINI          : geura pulangkeun manuk cacing si betiku sayang, KEMEN!!!!!
KEMEN            : Kabuuuur!!
LASMINI          : ulah kabur KEMEN!  F I N