SANG SANTRI
Karya; Zamzam Almubarok
1.
Track-suara PS, Kamera/santri berjalan membawa minuman dan obat,
dilihat ibu sedang mengaji, kamera move to ibu. Munuman dan obat disimpan di
meja dekat ibu, ibu tersenyum, ibu melihat ke adik, move to adik, TV dimatikan,
santri berdiri memegang remot. Santri memberikan sarung, tampak adik kesal,
“Sholat Ashar dulu sanah”, perintah santri. Ya, Kakak. Jawab adik ketus. Camera
move to santri berjalan ---- disolve to pesantren
2. Montage
pesantren – 3 orang santri putri sedang berjalan menuju majlis tampak Seorang
santri putri sedang berceramah, (kamera sebagai posisi penceramah) penceramah
membuka kitab --- dissolve to
3. Kitab
sedang dikaji oleh 4 santriwan/ termasuk santri. Cut to
4. Adi bersama
teman temannya sedang main kartu. Tampak kepulan asap mengepul dissolve to
5. Kastrol
dibuka Beberapa santri putri sedang menanak nasi liwet dan lauk pauknya—kamera
move to santri putri sedang membersihkan peralatan masak yang kotor – melihat
ke tempe yang sedang diiris, lalab yang sedang ditata, sambal yang sedang
diulek, Dumbu dimasak tampak kepulan
asap dissolve to
6. Asap rokok
dari mulut adik, tampak adik batuk-batuk. Teman-temannya menertawakan adik, cut
to
7. Tampak dari
luar masjid seseorang sedang membaca Al Quran sangat merdu. Santri sedang duduk
mendengarkan Cut to
8. Di gardu adik
cs bernyanyi diiringi gitar, tampak 3 orang putri berlalu, yang bernyanyi menggoda mereka, yang dua orang putri ketus,
seorang putri melihat ke arah adik, adik tersenyum, putri tersebut membalas
senyum adik dan berlalu. Kamera zoom to teman adik yang kelihatan tampak kesal.
9. santri sedang
berjalan, ia melihat adiknya sedang ngobrol dengan seorang perempuan. Santri
mendekat, perempuan itu berlalu meninggalkan santri dan adik. Adik pulang dan
marah. Cut to
10. Adik sedang
asyik SMSan sambil senyum-senyum sendiri. Kamera move to ibu yang kesulitan
meraih gelas. Obat dan makanan yang belum sempat dimakan, santri datang dan
membantu sang ibu kamera move to Adik masih asyik sms
11. santri mengambil
hp adik dan melemparnya seraya memarahi di depan ibunya yang sedang sakit (zoom
gelas di meja ibu, obat, nasi yang belum sempat dimakan)
12. adiknya
balik melawan dengan wajah menengadah dan mata melotot. Cut to
13. Santri mengambil
kitab, membuka dan membacanya, flash back
14. Adik
berdiri menengadah dan mata melotot. Flash back berakhir – cut to
15. ia langsung
menutup kitabnya dan berdiri, di teras koridor asrama, memandang langit. Cut to
16. Adiknya ke
rumah bersama teman temannya, bermain PS. Sms berbunyi, adik membaca sambil
tersenyum, kamera move to seorang teman adik yang kelihatan marah
17. Sakit
ibunya mulai kambuh, meraih gelas, gelas jatuh dan pecah.
18. Adik
berhenti sms dan melihat ibunya. (zoom wajah adik) move to
19. Santri
masuk rumah, memarahi adiknya, menampar. Namun adik menjentikan jarinya dan berlalu pergi bersama temannya. Cut to
20. Santri
dielus ibunya sambil mendengar nasehatnya. “anakku, kerasnya ombak tidak mampu
menggoyahkan karang, tetapi tetesan air mampu membelah batu. Adikmu itu, tidak
bisa berubah kalau kamu bersikap kasar” – AL HADIST disolve to
21. Adik
berpacaran, santri lewat tanpa menghiraukan mereka. Adik melihat kakanya
dengan, wajahnya kecut. Cut to
22. Adik
bermain PS santri membiarkannya dan konsentrasi mengabdi kepada sang ibu.
23. Adik di
jalan berebutan perempuan sampai berkelahi. Adik dipukulin temannya.
24. Santri
melihat adiknya dipukulin santri menolong dan melerai mereka single fight,
santri menang. Team fight (santri mengucapkan salam dan merekapun bersalaman)
25. Santri
meninggalkan adiknya. Adiknya menatap santri dengan haru.
26. Santri melihat
makanan sudah tersaji untuk ibunya.
27. Setelah
berdzikir, santri melihat di belakangnya adiknya sedang berdzikir
28. Santri
melihat adiknya sedang mengaji di ruang kelas
29. Santri dan
adiknya disediakan makan oleh sang IBU.
30. Ibu,
santri, adik, hidup bahagia.