Monday, April 17, 2017

NASKAH DRAMA ROMANCE SEJARAH - SUMPAH PALAPA

SUMPAH PALAPA
Karya: Zamzam Almubarok, S.Sn

movies - hans zimmer - the last samurai - theme song
Gajah Mada terduduk bersila, saat ia bersumpah
GAJAH MADA
Saya Gajah Mada, Patih Amangkubumi Kerajaan Majapahit bersumpah, tidak akan menikmati Amukti Palapa sebelum berhasil menguasai Garun, Serah, Tanjungpura, Haru, Pahan, Dompo, Bali, Palembang, Tumasik, dan Padjajaran. Hamba mengucapkan SUMPAH PALAPA

Suasana berganti adegan perang.


Pertempuran demi pertempuran menyisakan darah, tangisan , sumpah seapah, dan dendam. Sementara itu, satu persatu kerajaan nusantara takluk kepada gajah mada dan menjadi bagian dari kekuasaan Majapahit. Fade out, suasana duka berganti
Ratu Tribuanattunggadewi segang bercengkrama dengan gayatri di taman Istana

RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Kita mendapat kabar bahwa Gajah Mada telah berhasil menguasai  Nusantara
GAYATRI
Kecuali… Padjajaran
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Padjajaran sangat kuat. Sekuat Majapahit
GAYATRI
Kita perempuan sebenarnya kurang pantas berbicara politik. kita bicarakan saja mengenai anakmu, Hayam Wuruk.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Ada apa dengan anakku?
GAYATRI
Jangan berlagak bodoh, Hayam Wuruk sudah cukup dewasa untuk kita nikahkan.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Kakak benar, Bagaimana kalau kita temui dia?
GAYATRI
Yah..
Hayam wuruk sedang melamun saat tumenggung memberinya sebuah gitar klasik. Hayam wuruk lalu memainkan gitar itu, dan tiba-tiba dalam bayangannya muncul sosok putri jelita Dyah Pitaloka.

RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Kakak, kenapa anakku hayam wuruk bertingkah aneh begitu, lihat...
GAYATRI
Bangun, anak prabu!! Tidak baik engkau berpanjang lamunan.
HAYAM WURUK
Iyah, eh... apa? Ibu? Uwa? Tadi..
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
ha ha… Begini anakku, ibu dan uwamu sudah cukup tua, sudah cukup usia untuk menimang-nimang cucu.
HAYAM WURUK
Maksud ibu?
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Maksud ibu, Engkau harus secepatnya menikah, anakku!
HAYAM WURUK
Hamba, bagaimana baiknya uwa dan bunda saja.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Ha ha ha.... para pelukis!! kemarilah
PARA PELUKIS
Kami siap menerima perintah

RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Pergilah kalian ke seluruh pelosok negeri, carilah perempuan yang cantik parasnya, baik keturunannya dan teguh agamanya. Lukislah wajah mereka dan bawa kepadaku.

Di live show, Siti Nurlatifah siap menggelar konser akbar

MC
Hadirin yang berbahagia, selamat malam, selamat datang di konser tunggal spektakuler yang pastinya akan menghibur hadirin semua, kita dengarkan sebait lagu dari suara emas penyanyi kita… Siti Nurlatifah!!!
SITI NURLATIFAH
Hai penonton! Senang sekali bise jumpe bareng siti. Semoga malam ini siti dapet menghibur kalian semua,  Sebait lagu melayu, buat anda

Di tempat shooting, para crew tengah siap-siap melakukan pengambilan gambar.









SUTRADARA
Bagaimana? Semua kru telah siap?
CREW
Sebentar… sebentar! Aduh tince kenapa iye terlambat lagi, uh sebel deh ikeu! Kemana aja sich.
AKTRIS
Sudah, jangan banyak ngomong. Cepetan make-up nya
CREW
Emberan ieuh, cuu!
SUTRADARA
OK… semua siap, camera, rool on, Action!!
AKTRIS
Wahai kekasihku Tukul Gurame!! Gw gak nyangka lu pembohong! Uh, dasar gurame jahat! Uhuuuu (menangis sejadi-jadinya)
AKTOR
Oh Permaisuriku, Ayu Ting Nong, pujaan hati yang cantik bak bulan merinding. Dengerin dulu,… ini salah faham, atuh!!! Pliizzzzzzz!
AKTRIS
Elu selingkuh… itu kenyataan! Dasar lu buaya darat! Oh my God!.
AKTOR
Waduuh… Ayu Ting Nong… dengerin dulu penjelasan gue, forgive me plizzz dong ah! Dia itu sahabat aqyu, tetangga aqyu, elo jangan membabi buta kaya ayam adu begitu Ayu Ting Nong ku. Eta umbel mani ngucur kitu!! Be quite, repeh, jempe ieuh! Meni ngerakeun pisan, nya
AKTRIS
Tidak! Tidak tidak (sambil mengelap ingus) Pokoknya mulai sekarang kita putus. Pergi Tukul Gurame! Pergi!
SUTRADARA
CUT! Aduh expresi kalian itu kurang! kamu kurang total dalam bikin wajah kamu sedih, marah… oke, kita break dulu.
Endless Love (film 'The Myth') (Instrument)
Pelukis mengintip Pitaloka di taman bunga yang sedang bermain dengan para dayang istana lainnya.
Naruto - Orochimaru's Theme
Suasana kembali ke istana Majapahit. Sang Ratu Tribuanattunggadewi, gayatri, Hayam Wuruk dan para petinggi di Istana sedang menunggu sekembalinya para pelukis.

PARA PELUKIS
Hormat kami, semoga yang mulya berjaya dan panjang usia.
PELUKIS 1
Ampun, Ratu. Inilah hasil lukisan kami..
Hayam wuruk melihat lukisan itu dengan dingin tak bersemangat. Namun ia terkejut dan terpesona oleh Lukisan dyah Pitaloka
GAYATRI
Subhanallah, Cantik sekali parasnya! Siapakah dia?
PELUKIS III
Beliau seorang putri dari Padjajaran bernama Citra Resmi Dyah Ayu Pitaloka. Tentu saja baginda tahu siapa Putri Dyah Pitaloka.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Bagaimana? Kau menyukainya?
HAYAM WURUK
Saya… emm.. saya… ini, bu! Maksudnya adalah seperti itu. Emm, gimana ya? Waduuh!
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
(Tersenyum) kakak, anakku tidak mau mengaku. Kau saja yang bertanya.
GAYATRI
Kau mau memberikan jawaban hatimu pada uwamu?
HAYAM WURUK
Padjajaran adalah pesaing  Majapahit. Kelak paman patih gajah Mada akan berperang melawan Padjajaran untuk membuktikan sumpahnya. Saya tidak mau menikahi Dyah Pitaloka tanpa persetujuan dari paman Patih.
GAYATRI
Kamu benar. Ini akan menjadi masalah besar. Sebaiknya kita cari calon yang lain, kare…
HAYAM WURUK
Tapi hamba mencitai Dyah Pitaloka
GAYATRI
Bagaimana kau bisa mencintai seorang wanita yang belum kau kenal. Jangan konyol, anak prabu!
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Saya akan mengirim surat kepada Padjajaran. akan ku undang Maharaja Sri Baduga beserta keluarga untuk datang ke Istana Majapahit.
GAYATRI
Apa yang kau bicarakan ini, adik dewi?








RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Saya akan menikahkan putraku dengan perempuan yang ia cintai. Dengan atau tanpa persetujuan Gajah Mada. Maafkan adikmu, kakak!

Di Istana Padjajaran, Maharaja Sri Baduga sedang membaca surat dari Majapahit

DENTA
Ampun Maharaja Linggabuana, Hamba membawa surat dari Majapahit untuk baginda.
SRI BADUGA
Jadi, Hayam Wuruk bermaksud menikahi putriku, Dyah Pitaloka
HYANG BUNISORA SURADIPATI
Mohon prabu jangan bertindak gegabah
SRI BADUGA
Mangagumkan… aku ingin calon suami dari anakku seorang yang sederajat, gagah perkasa seperti Hayam Wuruk.
HYANG BUNISORA SURADIPATI
Ampun Prabu, menurut hamba. Dalam tradisi kita tidak lazim pihak pengantin perempuan datang kepada pihak pengantin lelaki. Selain itu ada dugaan bahwa hal tersebut adalah jebakan diplomatik Majapahit yang sedang melebarkan kekuasaannya.
SRI BADUGA
Hayam wuruk seorang raja muda yang baik, tidak mungkin dia melakukan tindakan memalukan seperti dugaanmu itu, Bunisora. Kepada seluruh pejabat kerajaan, aku perintahkan kalian untuk bersiap-siap berangkat ke majapahit.
Ilustrasi malam berganti pagi, rombongan padjaajaran siap berangkat.

Jeux Interdits (Guitare) - Bande Originale du Film
Di tempat yang lain


PERMAISURI
Dyah! Anakku, kemarilah, nak!
PITALOKA
Bunda memanggil saya
PERMAISURI
Duduklah, bunda perlu berbicara kepadamu
PITALOKA
Kelihatannya serius, Bunda!
PERMAISURI
Bunda ingin tahu, apakah Dyah sudah mempunyai kekasih?
PITALOKA
Hmm… tidak, kenapa?
PERMAISURI
Mencintai seseorang, barangkali?
PITALOKA
Tidak, bunda… Bunda kenapa, sih!
PERMAISURI
Ada utusan dari Majapahit membawa surat untuk ayahmu. Isi surat itu, baginda hayam Wuruk bermaksud menikahimu.
PITALOKA
Ha ha ha
PERMAISURI
Ini serius, anakku! Bahkan ayahmu telah menyetujuinya.
PITALOKA
Kenapa ayah memutuskan pernikahanku tanpa bicara dulu sama dyah!, Bunda?
PERMAISURI
Kalau Dyah tidak mau menikah, Bunda akan membujuk ayahmu agar membatalkan pernikahan.
PITALOKA
Dyah… emm, jangan bunda!
PERMAISURI
Katakanlah… Apakah Dyah tidak menyukai Hayam Wuruk
PITALOKA
Sebenarnya… Ah, Bunda! Dyah tidak bisa mengatakannya keras-keras. Bunda sini aja (berbisik)
PERMAISURI
Ha ha ha… Dyah dyah! Lalu kenapa tadi Dyah marah?
PITALOKA
Karena ayahanda tidak sopan. Dasar ayah!
PERMAISURI
Ha ha ha… sayang, kita akan merayakan pesta besar-besaran. Dua kerajaan besar akan bersatu. Ini peristiwa yang benar-benar luar biasa.








Di Kerajaan Majapahit

TUMENGGUNG
Ampun Baginda, arak arakan dari Padjajaran telah sampai ke desa Bubat.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Syukurlah
HAYAM WURUK
Ibu, Hatiku Berdebar.
PENGAWAL
Maha Patih Gajah Mada beserta rombongan memasauki Istana
GAJAH MADA
Hamba menghadap baginda raja Hayam Wuruk beserta Ibu dan Uwa Gayatri
GAYATRI
Senang melihatmu kembali.
GAJAH MADA
Hamba telah berhasil menaklukan hampir seluruh kerajaan Nusantara dan Negara-Negara di Asia Tenggara
HAYAM WURUK
Kami turut bersuka cita. Paman adalah Patih Majapahit yang gagah perkasa.
GAJAH MADA
Semua yang hamba lakukan demi kejayaan Majapahit
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Kalau begitu pergilah kalian beristirahat.
GAJAH MADA
Maaf yang mulya, hamba melihat pasukan Padjajaran mendekati Majapahit. Ini ancaman besar
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Rombongan Maharaja Sri Baduga datang dengan damai untuk memenuhi undangan yang saya buat.
GAJAH MADA
Maaf yang mulya, hamba tidak faham. Undangan apa?
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Baginda Hayam Wuruk akan menikahi putri Padjajaran bernama Citra Resmi Dyah Pitaloka.
GAJAHMADA
Bagaimana mungkin acara besar ini tidak dibicarakan dahulu dengan hamba? Bukankah hamba memangku jabatan sebagai Patih Mangkubumi yang bertanggung-jawab terhadap pemerintahan.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Saya pikir ini acara keluarga
GAJAH MADA
Yang Mulya Ratu, hamba telah mengucapkan sumpah Palapa yang harus hamba pegang teguh. Namun, kalau memang tekad paduka Hayam Wuruk menikahi Dyah Pitaloka telah bulat. Hamba tidak memaksa.
HAYAM WURUK
Tidak, paman patih! Saya menghormati sumpah palapa yang menjadi cita-cita Majapahit. Hamba mempercayakan semua ini kepada Paman Patih.
GAJAH MADA
Terimakasih, Hamba yakin paduka Rajasanegara bijaksana
TUMENGGUNG
Ampun prabu! Mahapatih Padjajaran Anusapaken bermaksud menemui Prabu Hayam Wuruk.
HAYAM WURUK
Persilahkan untuk menghadap, Silahkan, Paman
PENGAWAL
Mahapatih Padjajaran Anusapaken memasuki ruang istana
ANUSAPAKEN
Hormat yang mulya Prabu Rajasanegara. Hamba Patih Anusapaken membawa pesan dari baginda Maharaja Sri Baduga.
GAJAH MADA
Katakanlah.
ANUSAPAKEN
Maharaja Sri Baduga mempersilahkan Prabu Hayam Wuruk menjemput Putri Dyah Pitaloka di desa Bubat.
GAJAH MADA
Sampaikan kepada rajamu. Paduka Hayam Wuruk bersedia menjemput Dyah Pitaloka dengan syarat. Padjajaran harus menyatakan takluk kepada majapahit dan menyerahkan putri dyah pitaloka sebagai upeti
ANUSAPAKEN
Gajah Mada! Tiada lagi hati nurani yang tersisa padamu. Rasa cinta terhadap majapahit menjadikanmu penjajah bagi bangsa lain. Kau sungguh memalukan!!









GAJAH MADA
Sudah selesai bicaranya? Kau datang ke sini bukan untuk menceramahiku kan, Anusapaken? Aku tidak menghendaki kata-kata kotor dan darah menodai istana ini.
ANUSAPAKEN
Aku Patih Anusapaken. Kau jangan mengancamku!
GAJAH MADA
Bila perlu, aku bisa membunuhmu di sini.
ANUSAPAKEN
Baik, aku pergi karena tugasku. Bukan karena takut menghadapi kalian. (berlalu meninggalkan Istana dengan ketus)
GAJAH MADA
Bersiaplah kalian. Tampaknya kita akan menghadapi perang
KOOR
Siap, yang mulya!

Di desa bubat, prabu  linggabuana, keluarga dan petinggi padjajaran sangat terpukul dengan berita yang dibawa oleh anusapaken.

PATIH ANUSAPAKEN.
Ampun yang mulya prabu, hamba membawa berita dari patih Gajah Mada.
SRI BADUGA
Kau kelihatan gugup… kuharap kau membawa berita baik, patih.
PATIH ANUSAPAKEN.
Ampun Prabu, mengenai rencana pernikahan pangeran hayam wuruk dan Putri Dyah Pitaloka, Gajah Mada tidak keberatan..
SRI BADUGA
Sudah kudaga…. Ha ha ha, akhirnya aku akan segera menjadi seorang kakek.
PATIH ANUSAPAKEN
Namun dengan syarat, Padjajaran tunduk di bawah kekuasaan majapahit dan menyerahkan putri Dyah Pitaloka sebagai upeti.
SRIBADUGA
Gajah Mada!!! Lancang! Aku tidak percaya, mereka telah menghina martabat keluargaku!!
PENGAWAL
Ampun paduka, pasukan gajah mada sedang menuju kemari untuk meminta jawaban dari baginda raja.
SRI BADUGA
tutkun-sound track Tuhan, hamba diinjak-injak harga diri saat ini. Hamba pantang lari, tak sudi menyerah. Lindungilah keluarga hamba, Tuhan! Anakku, Dyah Pitaloka cantik kesinilah…
DYAH PITALOKA
Iya ayah…
SRI BADUGA
Bila ayah sedang sakit, obatnya cukup melihatmu tersenyum saja, anakku. Maafkan ayah karena telah membawama pada situasi sulit seperti ini.
DYAH PITALIKO
Dyah tidak sedih ayah, Dyah bangga menjadi anak ayah.
GENI
Akatsuki_Theme Saya utusan dari majapahit meminta…Sound Effect Sounds Of War - Air Raid Siren!S

Naruto_Shippuden_OST_12._Jinchuuriki
Tak sempat Geni menyelesaikan kalimatnya, dengan cepat Patih Anusapaken menghunuskan pedang menembus jantungnya. Saat itulah, peperanganpun terjadilah. Dyah pitaloka pun ikut berperang menerjang pasukan majapahit. Soundtrack - Troy - Hector's Death
Maharaja Sri Baduga dan seluruh pasukannya tewas, para istri petinggi padjajaran melakukan bela mati di dekat jenazah suaminya, yang hidup tinggallah sendiri, Dyah Pitaloka yang berdiri di dekat jenazah ayah dan ibunya dengan tangan masih memegang pedang yang berlumuran darah. Sesaat kemudian datanglah gajah mada, Hayam wuruk, Ratu Tribuanattunggadewi dan Gayatri mencoba mendekati Dyah Pitaloka.
el_mariachi - Once Upon a Time in Mexico

DYAH PITALOKA
Aku telah kehilangan iabu, ayah, paman, bibi, uwa, semuanya!! dan semua yang menyayangiku. Inikah yang kau sebut cita-cita adiluhung sumpah palapamu, Gajah Mada?
GAJAH MADA
Tuhan, aku telah memenuhi sumpahku. Nusantara telah aku taklukkan.
HAYAM WURUK
Dyah Pitaloka, kamukah itu? Dyah maafkan aku (bersimpuh dan menangis) aku tidak bermaksud menyakitimu.

TINA ARENA&MARK ANTONY - I WANT 2 SPEND MY LIFE LOVE U
Ketika hayam wuruk mengangkat wajahnya, Dyah Pitaloka telah menghunuskan pisau menembus ulu hatinya. Darahpun keluar deras membasahi gaun putihnya. Ketika Dyah Pitaloka hendak terjatuh, Gayatri dengan cepat menahan dan memeluk Dyah Pitaloka di pangkuannya. Gayatri  menangis dan mencoba menghentikan pendarahan sedangkan Ratu Tribuanattungga dewi memalingkan wajahnya sambil menangis tak kuasa menahan sedih. Gajah Mada duduk bersila dan memejamkan matanya.








DYAH PITALOKA
(dalam keadaan sekarat) Aku kira kau bersungguh-sungguh hendak menikahiku, Hayam Wuruk..
HAYAM WURUK
(Berteriak memanggil) Jangan pergi, kalau dyah tidak mau menikah denganku, biarlah. Tapi jangan mati dyah, jangan kau siksa aku seperti. Ibu jangan diam saja, tolong dyah ibu, jangan biarkan dia mati, saya tidak mau dyah mati, ibu. Uwa, uwa seorang pandita suci, tolong mohonkan kepada Tuhan agar tidak mengambil nyawa Dyah Pitaloka, tolong uwa.
Soundtrack - the mask of zoro - zorro's theme
DYAH PITALOKA
(mengulurkan tangannya hendak menyentuh hayam wuruk namun tak sampai. Dyah Pitaloka meninggal)
HAYAM WURUK
Tidak mungkin, bagaimana aku bisa membunuh seorang yang sangat kusayangi (berteriak) Dyah Pitaloka!!
ULAMA
CUUUUUUT!!!!  Astaghfirullah… bunuh diri amat dimurkai oleh Allah. Kehilangan seorang kekasih memang menyakitkan, namun amat tidak wajar apabila menjadi hilang iman hilang segalanya. Bukankah ketika satu pintu tertutup pintu lainnya akan terbuka, mengapa kita terlalu lama meratapi pintu yang telah jelas tertutup itu  sehingga mengabaikan pintu lain yang telah terbuka? Mari kita perbaiki cerita sumpah palapa ini agar dapat menjadi I’tibar, pelajaran bagi kita semua.
PENGAWAL
Mahapatih Padjajaran Anusapaken memasuki ruang istana
ANUSAPAKEN
Hormat yang mulya Prabu Rajasanegara. Hamba Patih Anusapaken membawa pesan dari baginda Maharaja Sri Baduga.
GAJAH MADA
Katakanlah.
ANUSAPAKEN
Maharaja Sri Baduga mempersilahkan Prabu Hayam Wuruk menjemput Putri Dyah Pitaloka di desa Bubat.
GAJAH MADA
Sampaikan kepada rajamu. Paduka Hayam Wuruk bersedia menjemput Dyah Pitaloka dengan syarat. Padjajaran dan Majapahit harus saling melengkapi dalam kekurangan dan bersedia berbagi di dalam kelebihan.
ANUSAPAKEN
Patih Gajah Mada sungguh bijaksana,

TAMAT

No comments:

Post a Comment