SUMPAH PALAPA
Karya:
Zamzam Almubarok, S.Sn
movies - hans zimmer -
the last samurai - theme song
Gajah
Mada terduduk bersila, saat ia bersumpah
GAJAH MADA
Saya Gajah Mada, Patih Amangkubumi
Kerajaan Majapahit bersumpah, tidak akan menikmati Amukti Palapa sebelum
berhasil menguasai Garun, Serah, Tanjungpura, Haru, Pahan, Dompo, Bali,
Palembang, Tumasik, dan Padjajaran. Hamba mengucapkan SUMPAH PALAPA
Suasana
berganti adegan perang.
Pertempuran
demi pertempuran menyisakan darah, tangisan , sumpah seapah, dan dendam.
Sementara itu, satu persatu kerajaan nusantara takluk kepada gajah mada dan
menjadi bagian dari kekuasaan Majapahit. Fade out, suasana duka berganti
Ratu
Tribuanattunggadewi segang bercengkrama dengan gayatri di taman Istana
RATU
TRIBUANATTUNGGADEWI
Kita mendapat kabar
bahwa Gajah Mada telah berhasil menguasai
Nusantara
GAYATRI
Kecuali… Padjajaran
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Padjajaran sangat
kuat. Sekuat Majapahit
GAYATRI
Kita perempuan
sebenarnya kurang pantas berbicara politik. kita bicarakan saja mengenai
anakmu, Hayam Wuruk.
RATU
TRIBUANATTUNGGADEWI
Ada apa dengan
anakku?
GAYATRI
Jangan berlagak
bodoh, Hayam Wuruk sudah cukup dewasa untuk kita nikahkan.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Kakak benar, Bagaimana kalau kita
temui dia?
GAYATRI
Yah..
Hayam
wuruk sedang melamun saat tumenggung memberinya sebuah gitar klasik. Hayam
wuruk lalu memainkan gitar itu, dan tiba-tiba dalam bayangannya muncul sosok
putri jelita Dyah Pitaloka.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Kakak, kenapa anakku hayam wuruk
bertingkah aneh begitu, lihat...
GAYATRI
Bangun, anak prabu!! Tidak baik engkau berpanjang lamunan.
HAYAM WURUK
Iyah, eh... apa? Ibu? Uwa? Tadi..
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
ha ha… Begini anakku, ibu dan uwamu
sudah cukup tua, sudah cukup usia untuk menimang-nimang cucu.
HAYAM WURUK
Maksud ibu?
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Maksud ibu, Engkau harus secepatnya
menikah, anakku!
HAYAM WURUK
Hamba, bagaimana baiknya uwa dan
bunda saja.
RATU
TRIBUANATTUNGGADEWI
Ha ha ha.... para
pelukis!! kemarilah
PARA PELUKIS
Kami siap menerima
perintah
RATU
TRIBUANATTUNGGADEWI
Pergilah kalian ke
seluruh pelosok negeri, carilah perempuan yang cantik parasnya, baik
keturunannya dan teguh agamanya. Lukislah wajah mereka dan bawa kepadaku.
Di
live show, Siti Nurlatifah siap menggelar konser akbar
MC
Hadirin yang berbahagia, selamat
malam, selamat datang di konser tunggal spektakuler yang pastinya akan
menghibur hadirin semua, kita dengarkan sebait lagu dari suara emas penyanyi
kita… Siti Nurlatifah!!!
SITI NURLATIFAH
Hai penonton! Senang
sekali bise jumpe bareng siti. Semoga malam ini siti dapet menghibur kalian
semua, Sebait lagu melayu, buat anda
Di
tempat shooting, para crew tengah siap-siap melakukan pengambilan gambar.
SUTRADARA
Bagaimana? Semua kru telah siap?
CREW
Sebentar… sebentar! Aduh tince
kenapa iye terlambat lagi, uh sebel deh ikeu! Kemana aja sich.
AKTRIS
Sudah, jangan banyak ngomong.
Cepetan make-up nya
CREW
Emberan ieuh, cuu!
SUTRADARA
OK… semua siap, camera, rool on, Action!!
AKTRIS
Wahai kekasihku Tukul Gurame!! Gw
gak nyangka lu pembohong! Uh, dasar gurame jahat! Uhuuuu (menangis
sejadi-jadinya)
AKTOR
Oh Permaisuriku, Ayu Ting Nong,
pujaan hati yang cantik bak bulan merinding. Dengerin dulu,… ini salah faham,
atuh!!! Pliizzzzzzz!
AKTRIS
Elu selingkuh… itu kenyataan! Dasar
lu buaya darat! Oh my God!.
AKTOR
Waduuh… Ayu Ting Nong… dengerin dulu
penjelasan gue, forgive me plizzz dong ah! Dia itu sahabat aqyu,
tetangga aqyu, elo jangan membabi buta kaya ayam adu begitu Ayu Ting Nong ku. Eta umbel mani ngucur kitu!! Be quite, repeh, jempe ieuh! Meni ngerakeun
pisan, nya
AKTRIS
Tidak! Tidak tidak (sambil mengelap ingus) Pokoknya mulai
sekarang kita putus. Pergi Tukul Gurame! Pergi!
SUTRADARA
CUT! Aduh expresi kalian
itu kurang! kamu kurang total dalam bikin wajah kamu sedih, marah… oke, kita break
dulu.
Endless Love (film 'The
Myth') (Instrument)
Pelukis
mengintip Pitaloka di taman bunga yang sedang bermain dengan para dayang istana
lainnya.
Naruto - Orochimaru's
Theme
Suasana kembali ke istana
Majapahit. Sang Ratu Tribuanattunggadewi, gayatri, Hayam Wuruk dan para
petinggi di Istana sedang menunggu sekembalinya para pelukis.
PARA PELUKIS
Hormat kami, semoga
yang mulya berjaya dan panjang usia.
PELUKIS 1
Ampun, Ratu. Inilah
hasil lukisan kami..
Hayam
wuruk melihat lukisan itu dengan dingin tak bersemangat. Namun ia terkejut dan
terpesona oleh Lukisan dyah Pitaloka
GAYATRI
Subhanallah, Cantik
sekali parasnya! Siapakah dia?
PELUKIS III
Beliau seorang putri
dari Padjajaran bernama Citra Resmi Dyah Ayu Pitaloka. Tentu saja baginda tahu
siapa Putri Dyah Pitaloka.
RATU
TRIBUANATTUNGGADEWI
Bagaimana? Kau
menyukainya?
HAYAM WURUK
Saya… emm.. saya…
ini, bu! Maksudnya
adalah seperti itu. Emm, gimana ya? Waduuh!
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
(Tersenyum)
kakak, anakku tidak mau mengaku. Kau saja yang bertanya.
GAYATRI
Kau mau memberikan
jawaban hatimu pada uwamu?
HAYAM WURUK
Padjajaran adalah
pesaing Majapahit. Kelak paman patih gajah Mada akan
berperang melawan Padjajaran untuk membuktikan sumpahnya. Saya tidak mau
menikahi Dyah Pitaloka tanpa persetujuan dari paman Patih.
GAYATRI
Kamu benar. Ini akan
menjadi masalah besar. Sebaiknya
kita cari calon yang lain, kare…
HAYAM WURUK
Tapi hamba mencitai
Dyah Pitaloka
GAYATRI
Bagaimana kau bisa
mencintai seorang wanita yang belum kau kenal. Jangan konyol, anak prabu!
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Saya akan mengirim surat kepada
Padjajaran. akan ku undang Maharaja Sri Baduga beserta keluarga untuk datang ke
Istana Majapahit.
GAYATRI
Apa yang kau
bicarakan ini, adik dewi?
RATU
TRIBUANATTUNGGADEWI
Saya akan menikahkan
putraku dengan perempuan yang ia cintai. Dengan atau tanpa persetujuan Gajah Mada. Maafkan adikmu,
kakak!
Di
Istana Padjajaran, Maharaja Sri Baduga sedang membaca surat dari Majapahit
DENTA
Ampun Maharaja Linggabuana, Hamba
membawa surat dari Majapahit untuk baginda.
SRI BADUGA
Jadi, Hayam Wuruk bermaksud menikahi
putriku, Dyah Pitaloka
HYANG BUNISORA SURADIPATI
Mohon prabu jangan
bertindak gegabah
SRI BADUGA
Mangagumkan… aku
ingin calon suami dari anakku seorang yang sederajat, gagah perkasa seperti
Hayam Wuruk.
HYANG BUNISORA SURADIPATI
Ampun Prabu, menurut hamba. Dalam tradisi
kita tidak lazim pihak pengantin perempuan datang kepada pihak pengantin
lelaki. Selain itu ada dugaan bahwa hal tersebut adalah jebakan diplomatik
Majapahit yang sedang melebarkan kekuasaannya.
SRI BADUGA
Hayam wuruk seorang
raja muda yang baik, tidak mungkin dia melakukan tindakan memalukan seperti
dugaanmu itu, Bunisora. Kepada seluruh pejabat kerajaan, aku perintahkan kalian
untuk bersiap-siap berangkat ke majapahit.
Ilustrasi malam
berganti pagi, rombongan padjaajaran siap berangkat.
Jeux Interdits
(Guitare) - Bande Originale du Film
Di tempat yang lain
PERMAISURI
Dyah! Anakku, kemarilah, nak!
PITALOKA
Bunda memanggil saya
PERMAISURI
Duduklah, bunda perlu berbicara
kepadamu
PITALOKA
Kelihatannya serius,
Bunda!
PERMAISURI
Bunda ingin tahu, apakah Dyah sudah
mempunyai kekasih?
PITALOKA
Hmm… tidak, kenapa?
PERMAISURI
Mencintai seseorang,
barangkali?
PITALOKA
Tidak, bunda… Bunda
kenapa, sih!
PERMAISURI
Ada utusan dari
Majapahit membawa surat untuk ayahmu. Isi surat itu, baginda hayam Wuruk
bermaksud menikahimu.
PITALOKA
Ha ha ha
PERMAISURI
Ini serius, anakku! Bahkan ayahmu
telah menyetujuinya.
PITALOKA
Kenapa ayah memutuskan pernikahanku
tanpa bicara dulu sama dyah!, Bunda?
PERMAISURI
Kalau Dyah tidak mau menikah, Bunda
akan membujuk ayahmu agar membatalkan pernikahan.
PITALOKA
Dyah… emm, jangan
bunda!
PERMAISURI
Katakanlah… Apakah Dyah
tidak menyukai Hayam Wuruk
PITALOKA
Sebenarnya… Ah, Bunda! Dyah tidak
bisa mengatakannya keras-keras. Bunda sini aja (berbisik)
PERMAISURI
Ha ha ha… Dyah dyah!
Lalu kenapa tadi Dyah marah?
PITALOKA
Karena ayahanda
tidak sopan. Dasar ayah!
PERMAISURI
Ha ha ha… sayang,
kita akan merayakan pesta besar-besaran. Dua kerajaan besar akan bersatu. Ini
peristiwa yang benar-benar luar biasa.
Di
Kerajaan Majapahit
TUMENGGUNG
Ampun Baginda, arak
arakan dari Padjajaran telah sampai ke desa Bubat.
RATU
TRIBUANATTUNGGADEWI
Syukurlah
HAYAM WURUK
Ibu, Hatiku
Berdebar.
PENGAWAL
Maha Patih Gajah Mada beserta
rombongan memasauki Istana
GAJAH MADA
Hamba menghadap baginda raja Hayam
Wuruk beserta Ibu dan Uwa Gayatri
GAYATRI
Senang melihatmu
kembali.
GAJAH MADA
Hamba telah berhasil
menaklukan hampir seluruh kerajaan Nusantara dan Negara-Negara di Asia Tenggara
HAYAM WURUK
Kami turut bersuka cita. Paman
adalah Patih Majapahit yang gagah perkasa.
GAJAH MADA
Semua yang hamba lakukan demi
kejayaan Majapahit
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Kalau begitu pergilah kalian
beristirahat.
GAJAH MADA
Maaf yang mulya, hamba melihat
pasukan Padjajaran mendekati Majapahit. Ini ancaman besar
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Rombongan Maharaja Sri Baduga datang
dengan damai untuk memenuhi undangan yang saya buat.
GAJAH MADA
Maaf yang mulya,
hamba tidak faham. Undangan apa?
RATU
TRIBUANATTUNGGADEWI
Baginda Hayam Wuruk
akan menikahi putri Padjajaran bernama Citra Resmi Dyah Pitaloka.
GAJAHMADA
Bagaimana mungkin acara besar ini
tidak dibicarakan dahulu dengan hamba? Bukankah hamba memangku jabatan sebagai
Patih Mangkubumi yang bertanggung-jawab terhadap pemerintahan.
RATU TRIBUANATTUNGGADEWI
Saya pikir ini acara keluarga
GAJAH MADA
Yang Mulya Ratu,
hamba telah mengucapkan sumpah Palapa yang harus hamba pegang teguh. Namun,
kalau memang tekad paduka Hayam Wuruk menikahi Dyah Pitaloka telah bulat. Hamba
tidak memaksa.
HAYAM WURUK
Tidak, paman patih! Saya menghormati
sumpah palapa yang menjadi cita-cita Majapahit. Hamba mempercayakan semua ini
kepada Paman Patih.
GAJAH MADA
Terimakasih, Hamba yakin paduka
Rajasanegara bijaksana
TUMENGGUNG
Ampun prabu! Mahapatih Padjajaran
Anusapaken bermaksud menemui Prabu Hayam Wuruk.
HAYAM WURUK
Persilahkan untuk menghadap,
Silahkan, Paman
PENGAWAL
Mahapatih Padjajaran Anusapaken
memasuki ruang istana
ANUSAPAKEN
Hormat yang mulya Prabu
Rajasanegara. Hamba Patih Anusapaken membawa pesan dari baginda Maharaja Sri
Baduga.
GAJAH MADA
Katakanlah.
ANUSAPAKEN
Maharaja Sri Baduga mempersilahkan
Prabu Hayam Wuruk menjemput Putri Dyah Pitaloka di desa Bubat.
GAJAH MADA
Sampaikan kepada rajamu. Paduka
Hayam Wuruk bersedia menjemput Dyah Pitaloka dengan syarat. Padjajaran harus menyatakan takluk kepada majapahit
dan menyerahkan putri dyah pitaloka sebagai upeti
ANUSAPAKEN
Gajah Mada! Tiada
lagi hati nurani yang tersisa padamu. Rasa cinta terhadap majapahit
menjadikanmu penjajah bagi bangsa lain. Kau sungguh memalukan!!
GAJAH MADA
Sudah selesai
bicaranya? Kau datang ke sini bukan untuk menceramahiku kan, Anusapaken? Aku
tidak menghendaki kata-kata kotor dan darah menodai istana ini.
ANUSAPAKEN
Aku Patih
Anusapaken. Kau jangan mengancamku!
GAJAH MADA
Bila perlu, aku bisa
membunuhmu di sini.
ANUSAPAKEN
Baik, aku pergi
karena tugasku. Bukan karena takut menghadapi kalian. (berlalu meninggalkan Istana dengan
ketus)
GAJAH MADA
Bersiaplah kalian.
Tampaknya kita akan menghadapi perang
KOOR
Siap, yang mulya!
Di desa bubat, prabu linggabuana, keluarga dan petinggi padjajaran
sangat terpukul dengan berita yang dibawa oleh anusapaken.
PATIH ANUSAPAKEN.
Ampun yang mulya prabu, hamba membawa berita
dari patih Gajah Mada.
SRI BADUGA
Kau kelihatan gugup… kuharap kau membawa
berita baik, patih.
PATIH ANUSAPAKEN.
Ampun Prabu, mengenai rencana pernikahan
pangeran hayam wuruk dan Putri Dyah Pitaloka, Gajah Mada tidak keberatan..
SRI BADUGA
Sudah kudaga…. Ha ha ha, akhirnya aku akan segera
menjadi seorang kakek.
PATIH ANUSAPAKEN
Namun dengan syarat, Padjajaran tunduk di
bawah kekuasaan majapahit dan menyerahkan putri Dyah Pitaloka sebagai upeti.
SRIBADUGA
Gajah Mada!!! Lancang! Aku tidak percaya,
mereka telah menghina martabat keluargaku!!
PENGAWAL
Ampun paduka, pasukan gajah mada sedang
menuju kemari untuk meminta jawaban dari baginda raja.
SRI BADUGA
tutkun-sound track Tuhan, hamba diinjak-injak harga diri saat
ini. Hamba pantang lari, tak sudi menyerah. Lindungilah keluarga hamba, Tuhan!
Anakku, Dyah Pitaloka cantik kesinilah…
DYAH PITALOKA
Iya ayah…
SRI BADUGA
Bila ayah sedang sakit, obatnya cukup melihatmu
tersenyum saja, anakku. Maafkan ayah karena telah membawama pada situasi sulit
seperti ini.
DYAH PITALIKO
Dyah tidak sedih ayah, Dyah bangga menjadi
anak ayah.
GENI
Akatsuki_Theme Saya utusan dari majapahit meminta…Sound Effect Sounds Of War - Air Raid Siren!S
Naruto_Shippuden_OST_12._Jinchuuriki
Tak sempat Geni menyelesaikan kalimatnya,
dengan cepat Patih Anusapaken menghunuskan pedang menembus jantungnya. Saat
itulah, peperanganpun terjadilah. Dyah pitaloka pun ikut berperang menerjang
pasukan majapahit. Soundtrack - Troy - Hector's Death
Maharaja Sri Baduga dan seluruh pasukannya
tewas, para istri petinggi padjajaran melakukan bela mati di dekat jenazah
suaminya, yang hidup tinggallah sendiri, Dyah Pitaloka yang berdiri di dekat
jenazah ayah dan ibunya dengan tangan masih memegang pedang yang berlumuran
darah. Sesaat kemudian datanglah gajah mada, Hayam wuruk, Ratu
Tribuanattunggadewi dan Gayatri mencoba mendekati Dyah Pitaloka.
el_mariachi - Once Upon a Time in Mexico
DYAH PITALOKA
Aku telah kehilangan iabu, ayah, paman, bibi,
uwa, semuanya!! dan semua yang menyayangiku. Inikah yang kau sebut cita-cita adiluhung
sumpah palapamu, Gajah Mada?
GAJAH MADA
Tuhan, aku telah memenuhi sumpahku. Nusantara
telah aku taklukkan.
HAYAM WURUK
Dyah Pitaloka, kamukah itu? Dyah maafkan aku
(bersimpuh dan menangis) aku tidak bermaksud menyakitimu.
TINA ARENA&MARK ANTONY - I WANT 2 SPEND
MY LIFE LOVE U
Ketika hayam wuruk
mengangkat wajahnya, Dyah Pitaloka telah menghunuskan pisau menembus ulu
hatinya. Darahpun keluar deras membasahi gaun putihnya. Ketika Dyah Pitaloka
hendak terjatuh, Gayatri dengan cepat menahan dan memeluk Dyah Pitaloka di
pangkuannya. Gayatri menangis dan
mencoba menghentikan pendarahan sedangkan Ratu Tribuanattungga dewi memalingkan
wajahnya sambil menangis tak kuasa menahan sedih. Gajah Mada duduk bersila dan
memejamkan matanya.
DYAH PITALOKA
(dalam keadaan sekarat) Aku kira kau
bersungguh-sungguh hendak menikahiku, Hayam Wuruk..
HAYAM WURUK
(Berteriak
memanggil) Jangan pergi, kalau
dyah tidak mau menikah denganku, biarlah. Tapi jangan mati dyah, jangan kau
siksa aku seperti. Ibu jangan diam saja, tolong dyah ibu, jangan biarkan dia
mati, saya tidak mau dyah mati, ibu. Uwa, uwa seorang pandita suci, tolong
mohonkan kepada Tuhan agar tidak mengambil nyawa Dyah Pitaloka, tolong uwa.
Soundtrack - the mask of zoro - zorro's theme
DYAH PITALOKA
(mengulurkan tangannya hendak menyentuh hayam
wuruk namun tak sampai. Dyah Pitaloka meninggal)
HAYAM WURUK
Tidak mungkin, bagaimana aku bisa membunuh
seorang yang sangat kusayangi (berteriak)
Dyah Pitaloka!!
ULAMA
CUUUUUUT!!!!
Astaghfirullah… bunuh diri amat dimurkai oleh Allah. Kehilangan seorang
kekasih memang menyakitkan, namun amat tidak wajar apabila menjadi hilang iman
hilang segalanya. Bukankah ketika satu pintu tertutup pintu lainnya akan
terbuka, mengapa kita terlalu lama meratapi pintu yang telah jelas tertutup itu
sehingga mengabaikan pintu lain yang telah
terbuka? Mari kita perbaiki cerita sumpah palapa ini agar dapat menjadi
I’tibar, pelajaran bagi kita semua.
PENGAWAL
Mahapatih Padjajaran Anusapaken
memasuki ruang istana
ANUSAPAKEN
Hormat yang mulya Prabu
Rajasanegara. Hamba Patih Anusapaken membawa pesan dari baginda Maharaja Sri
Baduga.
GAJAH MADA
Katakanlah.
ANUSAPAKEN
Maharaja Sri Baduga mempersilahkan
Prabu Hayam Wuruk menjemput Putri Dyah Pitaloka di desa Bubat.
GAJAH MADA
Sampaikan kepada rajamu. Paduka
Hayam Wuruk bersedia menjemput Dyah Pitaloka dengan syarat. Padjajaran dan Majapahit harus saling
melengkapi dalam kekurangan dan bersedia berbagi di dalam kelebihan.
ANUSAPAKEN
Patih Gajah Mada sungguh bijaksana,
TAMAT
No comments:
Post a Comment